PUBLIK UPDATE, LABUHANBATU SELATAN – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan bekerja sama dengan PT Sumber Tani Agung (STA) serta PT Langga Payung Gassum menggelar Pasar Murah di Desa Huta Godang, Kecamatan Sungai Kanan. Kegiatan ini memasuki hari kedua pelaksanaan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara dibuka oleh Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan, didampingi Kabag Perekonomian & SDA Ekas Mibari Puspitasari, PJ Kades Huta Godang Dehana Hasibuan, Humas PT STA B. Tambak, pemilik PT Langga Payung Gassum Muktar Tambak, serta perwakilan Koramil 12/LP Koptu Antono.
Menjaga Stabilitas Harga Menjelang Lebaran
Dalam sambutannya, Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan menegaskan bahwa pasar murah rutin digelar setiap bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.
Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau.
Setiap warga mendapat satu kupon untuk membeli minyak goreng dan gas LPG 3 kg, sementara beras SPHP 5 kg bisa dibeli bebas tanpa kupon.
Antusiasme Warga
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan warga, terutama kaum ibu, memadati pekan los Desa Huta Godang. Mereka berbelanja minyak goreng kemasan merek Minyak Kita, beras SPHP 5 kg, serta gas LPG tabung melon.
Hj. Sumini, warga Huta Godang, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah.
“Harga jauh lebih murah dibanding pasar. Minyak goreng Rp 11.000 per liter, beras SPHP 5 kg Rp 60.000, dan gas melon Rp 17.000. Terima kasih kepada Pemkab Labusel, PT STA, dan PT Langga Payung Gassum,” ujarnya.
Dukungan Perusahaan
Humas PT STA, B. Tambak, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan 1.000 liter minyak goreng pada hari pertama, yang langsung habis diserbu masyarakat.
“Kami tetap melayani warga meski kupon habis, selama stok masih tersedia. Ini bukti komitmen PT STA mendukung program pemerintah pro-rakyat,” tegasnya.
Pasar murah di Desa Huta Godang menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dan swasta dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga. (Kidi Nasution/PU-03)
